Jika tak ada aral Senin depan (16/2) Jurusan Sejarah akan memilih ketua jurusan baru periode 2009-20013. Ketua baru ini akan menggantikan Drs. Sabar, M.Hum dan Dra. Eni May, M.Si sebagai ketua dan sekretaris jurusan periode sebelumnya.
Pemilihan akan dilakukan oleh para staf pengajar dengan pertimbangan dan masukan dari mahasiswa dan alumni. Partisipasi alumni dan mahasiswa dalam bentuk memberi masukan perbaikan jurusan ke depan sangat dibutuhkan oleh jurusan sejarah. Ke depan tantangan yang akan dihadapi oleh mahasiswa jurusan sejarah jauh lebih kompleks dan kompetitif. Untuk itu pengalaman para alumni yang sudah bergelut dengan dunia kerja sangat dibutuhkan untuk kelancaran program jurusan 4 tahun ke depan.
Sulit memprediksi siapa yang akan menjadi ketua jurusan nanti. Apalagi di waktu bersamaan tahun ini akan ada pemilihan Dekan Fakultas Sastra. Kita tentu berharap siapa pun yang duduk di jurusan bukanlah “buangan” dari kekalahan di arena “Dekan Award” itu.
Kini jurusan tengah berada dalam fase krisis! Input mahasiswa jurusan sejarah jauh dari pendahulunya. Mentalitas copy-paste, Pulang Kampung Selalu (PKS) tiap libur, minat rendah terhadap ilmu sejarah–karena konon memang mereka yang diterima beberapa tahun belakangan rata-rata lulus dengan nilai 5 ke bawah–berseliweran dengan apatisme dosen yang melihat mereka (mahasiswa) sebagai objek rutinitas. Penurunan minat calon mahasiswa di jurusan yang akhirnya meraup mereka yang bernilai rendah jangka pendek memang langkat taktis supaya tiap tahun mahasiswa jurusan sejarah ada! Tapi untuk jangka panjang hal ini justru mengharamkan kualitas lulusan. Apakah ini solusi krisis ini? Maka dari itu jurusan ini mesti mendudukan orang yang tepat dalam kondisi kritis ini!
Krisis itu memang gejala umum dunia ilmu sosial. Namun apakah kita juga akan mengikuti arus asumsi itu? Apakah tidak ada terobosan yang lebih marketable untuk para tamatan urusan ini? Berharap banyak dari staf pengajar melakukan inovasi yang marketable itu, bagaikan maminta sisiak ke limbek.
Dalam momen penting ini, kita berharap kepada para alumni untuk memberi masukan dan timbang solusi bagi perbaikan jurusan ke depan. Termasuk perbaikan kurikulum dalam bentuk mata kuliah dan jaringan untuk meningkatkan apresiasi mahasiswa terhadap ilmunya.
Masukan-masukan itu nanti akan kami bawa ke rapat jurusan. Semoga mendapat apresiasi!
Filed under: Berita | 7 Comments »